Penyebab dan Tips Mengamankan Colokan Listrik

No comment 126 views

colokan listrik

Banyaknya kasus kebakaran yang disebabkan oleh arus pendek dari colokan listrik (stop kontak), membuat setiap orang harus mewaspadai hal ini. Bukan tanpa alasan memang, apabila hal itu sampai terabaikan, maka resiko yang besar sewaktu-waktu dapat terjadi pada Anda ataupun rumah Anda. Pastinya Anda juga tidak mau dong, kehilangan sesuatu yang berharga hanya karena masalah sepele ini. Maka dari itu, Anda perlu melakukan pengecekan ulang, pada bagian stop kontak di rumah Anda. Pastikan bahwa semuanya sudah terpasang dengan baik dan tidak ada bagian-bagian yang longgar yang dapat mengundang percikan api (terbakar).

Mungkin Anda pernah mencium bau seperti terbakar saat berada di rumah, padahal Anda sudah pastikan bahwa tidak ada apapun yang sedang dibakar pada saat itu. Hal ini mestinya patut Anda curigai. Bisa saja, bau terbakar tersebut berasal dari stop kontak yang ada di rumah Anda. Oleh karena itu, segeralah melakukan pengecekan pada seluruh stop kontak yang ada dirumah, sebab jika terlambat mengetahui, bisa saja stop kontak terbakar dan menimbulkan ancaman serius pada rumah Anda.

Nah, pertanyaannya! Mengapa stop kontak bisa sampai terbakar? Untuk menjawab pertanyaan ini, berikut beberapa penyebab stop kontak terbakar.

1. Ampere Naik

Setiap stop kontak mempunyai batas ampere masing-masing. Jika ampere naik secara kontinue, maka dapat menyebabkan stop kontak menjadi cepat panas dan akhirnya meleleh. Misalnya, daya ampere pada stop kontak hanya 6A, jadi ketika ampere naik melewati batas tersebut, maka terjadilah panas yang dapat membuat stop kontak meleleh. Bahkan, pada kasus yang lebih serius lagi, ampere yang naik juga bisa menyebabkan timbulnya percikan api. Hal seperti ini paling sering terjadi pada AC, naiknya ampere kompresor AC sering menyebabkan stop kontak terbakar.

2. Pemasangan Kabel Yang Tidak Kencang

Salah satu penyebab terjadinya arus pendek yang paling sering adalah karena kesalahan pemasangan kabel stop kontak. Sekilas, memasang kabel untuk stop kontak terlihat mudah. Namun, apabila pemasangan tidak tepat, seperti adanya kabel yang terkelupas, ataupun tidak tertutup sempurna, maka bisa menyebabkan terjadinya arus pendek. Maka dari itu, bila Anda melakukan pemasangan sendiri, pastikan kabel-kabel sudah dapat kondisi yang pas, termasuk juga posisi skrup yang sudah mengunci dengan kuat. Dengan begitu, resiko terjadinya arus pendek dapat diminimalisir.

3. Stop Kontak Tidak Sesuai Standar (SNI)

Masalah lainnya yang dapat menjadi pemicu stop kontak terbakar adalah dari stop kontak yang Anda gunakan. Setiap produk yang ada dipasaran, sudah dilabeli dengan logo SNI (Standar Nasional Indonesia). Jadi walaupun harga stop kontak yang SNI lebih mahal, sebaiknya gunakanlah stop kontak yang ber-SNI. Stop kontak SNI sudah terjamin kualitas dan keamanannya. Jadi bila Anda menggunakannya, setidaknya resiko arus pendek pada stop kontak dapat minimalisir. Ingat! Jangan tergiur dengan harga stop kontak yang murah, karena bisa saja sewaktu-waktu akan menimbulkan masalah untuk Anda.

4. Colokan Listrik yang di Pakai Bersamaan

Penggunaan colokan listrik yang tidak tepat juga bisa menyebabkan terjadinya arus pendek. Mungkin kita sendiri sering melakukannya dirumah. Menggunakan stop kontak secara bersamana terutama pada perangkat listrik yang menggunakan watt besar, seperti AC, Kulkas, Penanak Nasi dan alat elektronik lainnya. Tentu itu sangat berbahaya dan dapat dengan cepat membuat stop kontak menjadi panas, dan pada akhirnya dapat terbakar. Maka dari itu, sebaiknya penggunaan stop kontak secara bersamaan pada barang-barang yang menggunakan watt besar harusnya dihindari, demi keamanan Anda sendiri.

Leave a reply "Penyebab dan Tips Mengamankan Colokan Listrik"