Mengapa Kaos Sablon ‘Saya’ Cepat Rusak?

No comment 217 views
kaos sablon

 

Banyak yang mengira jika sablon pada kaos itu mudah pudar/rusak dikarenakan proses pencetakan yang kurang baik. Hal tersebut belum tentu sepenuhnya benar. Sebab banyak hal yang bisa menyebabkan mengapa sablos di kaos bisa cepat rusak. Misalnya bisa dikarenakn kualitas tinta yang kurang baik, proses finishingnya yang tidak tepat, atau bisa jadi karena perawatan kita yang asal-asalan.

Biasanya, umur pakai sebuah kaos sablon itu rata-rata mampu bertahan 2 – 3 tahun saja. Akan tetapi, bila kaos sablon rusak lebih cepat dari itu, bisa jadi itu karena kesalahan Anda sendiri. Nah dari sekian banyaknya faktor penyebab tersebut, ’perawatan’ adalah hal yang paling mendasari mengapa kaos sablon bisa cepat rusak. So, biar kaos Anda tetap terlihat bagus hingga masa pakainya berakhir, berikut tips merawat kaos sablon agar tidak cepat rusak.

  1. Jangan rendam terlalu lama

Merendam kaos dalam air yang telah dicampur dengan deterjen dalam kurun waktu yang lama, ternyata dapat mempercepat masa pakai kaos Anda. Kebanyakan orang memang melakukan hal ini, dengan tujuan agar kaos lebih bersih dan terlihat baru kembali.

Padahal, itu adalah kesalahan besar yang Anda lakukan. Sebab, merendam kaos terlalu lama dalam air deterjen akan membuat tinta sablon menjadi lebih cepat rapuh, dan akhirnya mengelupas. Sebaiknya merendam kaos dilakukan paling lama 20-30 menit saja. Karena jika lebih dari itu, makan kaos sablon akan lebih cepat rusak/pudar.

  1. Jangan pakai kaos sablon untuk berenang

Banyak orang yang tidak menyadari jika berenang menggunakan kaos bersalon hanya akan mempercepat kerusakan pada kaos yang dikenakannya. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa air di kolam berenang menggunakan kaporit sebagai penjernihnya. Karena kaporit bersifat reaktif, bilamana mengenai apalagi sampai merendam kaos bersalon, maka akan membuat tinta sablon mengelupas dan membuat kaos menjadi kaku. Jika kondisi ini sampai berulang-ulang, sangat mungkin kaos akan menjadi rusak dan pudar. Sebaiknya, jika Anda ingin berenang. Gunakanlah kaos polos tanpa motif apapun. Dan apabila memungkinkan, gunakanlah baju khusus berenang agar kaos Anda tetap aman.

  1. Hindari cuci dengan mesin

Jangan menyikat apalagi memasukkan kaos ke dalam mesin cuci. Sebab, proses mencuci dengan menggunakan mesin, menghasilkan gesekan dan tarikan yang lebih kuat. Hal itu dapat menyebabkan kaos untuk melar bahkan koyak. Sebaiknya gunakan cara manual untuk mencuci kaos Anda. Cukup dengan merendam selama 20 menit, lalu kucek-kucek sedikit, bilas kemudian jemur. Maka kaos Anda bisa lebih awet dan tahan lama.

  1. Jemur dengan posisi terbalik

Menjemur pakaian terutama kaos juga ternyata ada tekniknya. Teknik ini bertujuan agar kaos Anda tidak cepat pudar bila dijemur di terik matahari. Yang perlu Anda perhatikan disini adalah, saat akan menjemur kaos, pastikan kaos sudah kondisi terbalik. Ini bertujuan untuk melindungi sablon dari paparan sinar matahari langsung. Sebab, bila hal itu tidak dilakukan, maka besar kemungkinan, akan timbul retakan-retakan pada sablon.

  1. Jangan disetrika langsung

Menyetrika kaos sablon secara langsung  ternyata beresiko menyebakan kerusakan pada tinta yang digunakan. Hal ini dikarenakan tinta sablon yang mengandung bahan rubber akan meleleh/lengket ketika bersentuhan dengan logam yang digunakan pada setrika. Untuk itu, selalu gunakan alas sebelum Anda menyetrika kaos bersablon. Atau bisa juga dengan cara membalikkan posisinya sehingga bagian yang tersablon tidak bersentuhan langsung dengan logam.

Leave a reply "Mengapa Kaos Sablon ‘Saya’ Cepat Rusak?"