Kenali Prosedur Inseminasi Buatan Sebelum Memutuskan untuk Melakukannya!

perawatan kesuburan metode iui

Banyak sekali pasangan suami istri yang sangat mendambakan adanya kehadiran buah hati dalam kehidupan rumah tangga. Namun tidak sedikit pasangan yang memang belum dikaruniai buah hati. Program kehamilan menjadi alternatif yang dilakukan para pasangan yang mendambakan kehadiran buah hati.

Salah satu program kehamilan yang sering dilakukan adalah inseminasi buatan atau yang disebut dalam Bahasa medis dengan intrauterine insemination. Prosedur injeksi sperma dilakukan secara langsung dan sperma langsung di injeksikan ke dalam serviks atau Rahim agar peluang terjadinya pembuahan atau fertilisasi dapat menjadi lebih tinggi.

Proses Inseminasi Buatan Secara Garis Besar

Langkah-langkah utama dan umum dalam proses inseminasi buatan adalah :

  1. Melakukan rangsangan pada ovarium dengan cara pemberian hormon dalam dosis rendah
  2. Pemantauan folikel pada ovarium secara bertahap dan berkala setelah melakukan rangsangan pada ovarium
  3. Melakukan induksi ovulasi dengan suntikan saat folikel sudah berukuran optimal
  4. Proses pencucian sperma yang dilakukan untuk menghindari kontraksi pada terus dan juga untuk meningkatkan peluang suksesnya proses pembuahan atau fertilisasi ovum oleh sperma
  5. Melakukan proses inseminasi atau injeksi sperma ketika wanita sedang mengalami proses ovulasim dengan menempatkan sampel sperma di dalam area tertentu melalui kanula
  6. Memberikan hormon progesterone melalui vagina dengan tujuan untuk meningkatkan kemungkinan implantasi dari embrio

Tingkat Keberhasilan Inseminasi

Tingkat keberhasilan dari metode inseminasi buatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :

  1. Usia wanita yang melakukan proses inseminasi buatan
  2. Perawatan kesuburan metode IUI harus dilakukan dengan penggunaan obat kesuburan
  3. Masalah kesuburan yang dimiliki

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli, tingkat keberhasilan dari inseminasi buatan secara umum adalah 39,6 persen sedangkan tingkat keberhasilan khusus untuk inseminasi intrauterine (IUI) adalah 40,5 persen.

Risiko yang Harus Diperhatikan Pada Metode Inseminasi Buatan

Meskipun tingkat keberhasilan inseminasi buatan terbilang tinggi, ada beberapa risiko yang menyertai metode ini, di antaranya :

  1. Kehamilan anak kembar
  2. Ovarium Hyperstimulation Syndrome (OHSS)
  3. Kehamilan etopik
  4. Keguguran
  5. Infeksi

Jika anda sedang mempertimbangkan untuk melakukan metode program kehamilan inseminasi buatan, lakukan diskusi dengan tenaga kesehatan ahli yang kompeten untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas.

Leave a reply "Kenali Prosedur Inseminasi Buatan Sebelum Memutuskan untuk Melakukannya!"