Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi

No comment 90 views
Ruam Pada Bayi

 

Ruam pada bayi dapat disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah popok. Penggunaan dan pemilihan popok yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya ruam, yang biasanya diawali dari rasa gatal kemudian akan berubah menjadi berwarna kemerah-merahan. Memang sih ruam ini bukan termasuk permasalahan yang fatal, namun jika tidak segera diatasi maka ruam bisa menimbul berbagai masalah kulit lainnya. Yang pastinya akan membuat bayi menjadi rewel dan tidak nyaman.

Hampir rata-rata bayi pernah mengalami masalah ruam popok. Dan mungkin bayi Anda termasuk diantaranya. Namun Ibu tidak perlu khawatir, karena sebenarnya ruam popok ini disembuhkan dan bahkan dihindari. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai hal ini, berikut beberapa tips yang bisa Ibu coba untuk mengatasi masalah ruam akibat penggunaan popok bayi.

1. Rutin Melakukan Pengecekan Popok

Ibu yang sedang memiliki anak bayi, sebaiknya sering-seringlah untuk mengecek kondisi popok bayi Anda, apakah masih kering atau sudah basah. Jika sudah basah, maka segeralah untuk membersihkan dan mengganti popok dengan yang baru, sebelum timbul ruam. Namun perlu diperhatikan, pastikan Ibu telah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengganti popok bayi Ibu ya. Ini bertujuan untuk menjaga kebersihan tubuh si kecil.

Untuk membersihkan kulit bayi, Ibu bisa menggunakan kain basah atau yang lebih praktis menggunakan tissue basah yang bebas alkohol dan parfume. Hal ini penting karena seperti yang sudah kita ketahui bahwa kulit bayi itu sangat sensitif terhadap bahan-bahan kimia.

2. Mengganti Popok Secara Berkala

Banyak orang tua yang beranggapan jika mengganti popok bayi cukup dilakukan ketika popoknya sudah terasa basah. Dan ternyata, anggapan tersebut salah. Ibu tidak harus menunggu popok bayi menjadi basah, baru menggantinya. Karena sesuai dengan anjuran pada ‘ahli’, mengganti popok bayi dapat dilakukan setiap 3-4 jam sekali. Jadi, biarpun popok belum terasa basah, namun sudah digunakan lebih dari 3 jam, maka popok bayi Ibu wajib diganti. Karena apabila tidak segera diganti, maka besar kemungkinan akan terjadi ruam pada kulit bayi.

Selain itu, perlu Ibu perhatikan juga, saat memakaikan popok bayi. Jangan biarkan popok terlalu kencang (ketat), sebab akan menimbulkan bekas pada kulit bahkan ruam kemerahan. Dan satu hal lagi, sebelum menggunakan popok, pastikan bahwa kulit bayi sudah benar-benar kering, agar tidak mendatangkan jamur di kulitnya.

3. Memberikan Krim atau Gel untuk bayi

Untuk pencegahan ataupun pengobatan ruam pada kulit bayi, Ibu bisa memberikan krim/gel yang mengandung bahan zinc. Krim ini bisa dibeli secara bebas di apotek atau di babyshop. Namun jika ruam sudah sangat parah, maka Ibu perlu mengkonsultasikan pada dokter anak.

Jika Ibu membeli krim anti ruam diluar resep dokter, sebaiknya hindari yang cream steroid. Sebab jenis krim ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi, apabila penggunaannya tidak mengikuti resep dokter.

4. Pilih Popok yang Sesuai

Popok yang sesuai sangat berperan besar untuk mencegah timbulnya ruam pada kulit bayi. Untuk hal ini, setiap bayi tentu tidak sama pilihannya. Terkadang, popok yang menurut orang sangat bagus, belum tentu juga bagus untuk digunakan pada bayi Ibu. Maka dari itu, pendapat orang tidak bisa dijadikan patokan dalam memilih popok yang sesuai. Lantas bagaimana jadinya?

Cara yang paling aman adalah dengan menggunakan popok kain (clody). Popok kain sangat aman digunakan untuk semua jenis kulit bayi. Meskipun harganya cukup mahal, namun karena masa pemakaiannya yang panjang dan bisa dicuci ulang, jadinya bisa menghemat banyak uang.

Leave a reply "Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi"