Beragam Jenis Investasi yang Bisa Anda Lakukan Ketika Mata Uang Rupiah Terdepresiasi

Peluang Investasi

 

Berbagai pemberitaan soal melemahnya nilai Rupiah terhadap Dollar Amerika membuat banyak orang merasa khawatir dengan keadaan ini. Karena, ketika mata uang Rupiah melemah sebagian besar orang menganggap bahwa keadaan ekonomi sedang memburuk dan bahkan bisa menjadi krisis yang berujung pada naiknya harga barang. Di sisi lain, melemahnya nilai mata uang Rupiah bisa menjadi peluang apabila Anda ingin berinvestasi dan mendapatkan keuntungan lebih dari kondisi tersebut. Berikut ini beragam jenis investasi yang bisa Anda pilih ketika mata uang Rupiah terdepresiasi

Deposito

Skema investasi pertama yang bisa Anda pilih saat mata uang Rupiah terdepresiasi adalah deposito. Deposito merupakan skema investasi yang akan memberikan keuntungan secara pasti selama jangka waktu tertentu. Lalu, mengapa deposito bisa menjadi salah satu skema investasi yang cocok saat mata uang rupiah terdepresiasi? Karena, saat mata uang terdepresiasi, maka Bank Indonesia akan meningkatkan suku bunga acuannya kepada bank-bank di Indonesia. Ketika suku bunga acuan naik, maka secara tidak langsung bunga deposito juga akan naik dan Anda bisa memanfaatkannya untuk mendulang keuntungan yang lebih besar.

Peer to Peer Lending

Investasi lain yang bisa Anda lakukan untuk menghasilkan keuntungan lebih saat Rupiah terdepresiasi adalah peer to peer lending. Skema investasi ini tergolong menggiurkan karena memiliki return yang cukup tinggi. Ketika rupiah terdepresiasi, return peer to peer lending tidak secara langsung naik begitu saja seperti deposito bank. Namun, return akan naik untuk menjaga daya saing sehingga investasi bagus seperti Mekar akan tetap menarik para investor karena return yang lebih tinggi. Kondisi ini bisa Anda manfaatkan untuk mendulang keuntungan saat mata uang Rupiah tengah melemah.

Obligasi

Peluang investasi lain yang bisa Anda lakukan ketika kondisi mata uang Rupiah tengah terdepresiasi adalah obligasi. Sepintas, obligasi sangat serupa dengan deposito yang dikeluarkan perbankan. Namun, umumnya return yang dijanjikan obligasi lebih besar dibandingkan deposito bank. Selain itu, ketika nilai rupiah menurun dan suku bunga dinaikkan, return atau kupon obligasi umumnya juga akan naik sehingga Anda bisa memanfaatkan momentum ini untuk mendulang keuntungan lebih.

Leave a reply "Beragam Jenis Investasi yang Bisa Anda Lakukan Ketika Mata Uang Rupiah Terdepresiasi"